40 hari sudah, tidak kurang tidak lebih..
Apa kabarmu disana?
Kuyakin tenang sudah engkau bersamaNya..
Kuyakin disisi terbaikNya engkau ditempatkan..
Kuyakin hilang semua sakitmu sekarang..
Mak Ati..
Terima kasih telah melahirkan papa terbaik untukku..
Terima kasih telah membantu persalinan mamaku saat melahirkan aku..
Rasanya jika aku harus menuliskan satu persatu semua yang telah Mak Ati lakukan tidak cukup sehari aku menyelesaikan tulisan ini..
Tak terhitung..
Sungguh..
Dr jalan hidup mu saja, mengajarkan ku banyak hal..
Seorang single mother dengan 13 anak, yg tiada henti banting tulang untuk menafkahi mereka.
Luar biasa, baru kutahu betapa kuatnya seorang wanita saat aku melihat sosok mu..
Seorang bidan yang tidak pernah punya tarif..
Yg penting untukmu adalah menolong mereka bersalin.
Sungguh mulia, betapa aku sangat bangga padamu saat seorang ibu2 yang tak ku kenal berbisik sambil menangis didepan jenazahmu
"Ibu mah seueur pisan jasana"
Emtah berapa orang ibu yang kau bantu saat mereka melahirkan, ada yang membayar hanya dengan beras, ada yg membayar hanya dengan kain..
Bahkan tak jarang mereka melahirkan dengan cuma-cuma..
Semua semata karena keikhlasanmu membantu sesama..
Mak Ati,
Tak cukup disitu engkau berbuat, entah berapa banyak anak tidak mampu yang engkau bantu agar bisa masuk sekolah tanpa biaya.
Aku selalu ingat pesanmu,
Saat kita berdua sedang naik becak, saat itu aku masih kelas 4 SD.
Saat itu ada seorang ibu-ibu mengendarai sepeda motor.
"Kakak, kalau sudah besar harus bisa kaya ibu itu ya naik motor, kl bisa nyetir lebih bagus"
"Jadi perempuan harus mandiri"
Insyaallah mak ati, kakak akan ingat selalu dan akan selalu berusaha menjadi wanita mandiri...
40 hari sudah, sungguh aku rindu padamu sosok yang tidak pernah berhenti peduli kepada sesama.
Al fatihah...
Semoga Allah selalu menempatkan sebaik2 nya tempat untukmu,
Semoga Allah selalu memuliakanmu..
Kuyakin surga terbuka untukmu..
Aamiin...
:'( :'( :'(
No comments:
Post a Comment